PELATIHAN PENGGUNAAN GOOGLE DRIVE SEBAGAI SARANA MEDIA PENYIMPANAN TERPADU KEGIATAN WARGA PADA KELURAHAN RAWA BUAYA

Pada perkembangan teknologi saat ini, sering kali kita mempergunakan perangkat lunak sebagai alat  bantu untuk mempermudah penyelesaian masalah di berbagai bidang. Perangkat lunak yang tersedia tersebut  beragam macamnya. Oleh karena itu perlu dilakukan pemilihan perangkat lunak yang tepat sesuai dengan target yang ingin dicapai.

Sebagai contoh perkembangan teknologi informasi di masyarakat dapat membantu dalam kemudahan berbelanja, mendapatkan tambahan ekonomi serta dapat melakukan penyimpanan data/arsip berharga.

Universitas Mercu Buana yang merupakan penyelenggara pendidikan perguruan tinggi, tempat dimana setiap dosen dan tenaga pengajarnya melakukan kegiatan Tri Dharma telah memfasilitasi dengan melakukan pelatihan dalam menggunakan aplikasi Google Drive ini.  Hal ini tentunya memiliki dapat positif terhadap dosen karena tidak hanya mempermudah dalam melakukan simulasi ataupun perancangan tetapi dapat juga dipergunakan sebagai ajang pengenalan serta memberikan materi perangkat lunak.

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan penyimpanan data/arsip secara terpadu.

Pengabdian pada masyarakat yang akan dilakukan bertujuan sebagaimana beberapa hal sebagai berikut:

 

 

  1. Memberikan pengetahuan baru kepada peserta terhadap teknologi informasi sebagai media edukasi.
  2. Memberikan alternatif dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam penyimpanan terpadu.
  3. Memberikan alternatif cara penyebaran informasi yang bersifat public maupun private oleh pesert

Dengan melihat manfaat-manfaat yang dapat diperoleh dari sebuah perangkat lunak sebagai alternative bahkan solusi, maka perlu diadakan pelatihan penggunaan google drive sebagai sarana media penyimpanan terpadu.

 

KKN Belitung : Merajut Nusantara

 

(source img : http://web.mercubuana.ac.id/libatkan-12-mahasiswa-pada-kkn-merajut-nusantara-2/) Sejumlah pejabat hadir dalam pelepasan peserta KKN Merajut Nusantara. Adapaun pejabat itu adalah Aster Panglima TNI Mayjen Kustanto Widyatmoko dan Direktur Pembelajaran Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemertistek Dikti Dr. Ir Paristiyanti Nurwardani M.P. Hadir pula sejumlah rektor dari berbagai perguruan tinggi/

Verbyanto E. P., adalah mahasiswa fasilkom yang ikut serta dalam program KKN Merajut Nusantara.

Verby sendiri bertugas untuk mencatat sejarah , cerita dari beberapa tempat seperti

Kelenteng Fu De Ce

Pada tanggal 9, 10, dan 11 Januari 2015 Kecamatan Kelapa Kampit meresmikan Kelenteng Fu De Ce yang menjadi salah satu destinasi wisata baru di jalur utara Kabupaten Belitung Timur. Selain sebagai tempat wisata, kelenteng ini juga sebagai tempat destinasi wisata religi dan tempat ibadah bagi masyarakat yang beragama Buddha. Kelenteng ini terletak di Desa Pembaharuan Kecamatan Kelapa Kampit, berjarak ± 45 km atau sekitar ± 45 menit perjalanan dari Bandara Hanandjoeddin Tanjung Pandan.

Museum Istiqomah Buding

Dari Bandara Hanandjoeddin Tanjung Pandan, jaraknya sekitar 40 km dengan waktu tempuh ± 45 menit. Berlokasi di Desa Buding Kecamatan Kelapa Kampit. Di museum ini terdapat banyak benda-benda peninggalan bersejarah dari Kerajaan yang dulu berdiri di Belitung.

Seminar Nasional : Peran Penting TIK di Era Tekonologi Industri 4.0

Perdagangan bebas yang akan memasuki puncaknya di tahun 2020 ini dan dengan perkembangan teknologi informasi di era 4.0 yang mengharuskan seluruh lapisan masyarakat mempersiapkan diri untuk bersaing dengan para pesaing baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri, baik bersaing dengan lulusan perguruan tinggi, ahli madya, maupun persaingan dengan tingkat SMK.

Mengingat persaingan tersebutlah maka para mahasiswa khususnya mahasiswa UMB dan umumnya seluruh mahasiswa yang ada pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus mempersiapkan diri untuk mempersiapkan keahliannya pada dunia teknologi informasi. Harapannya ketika lulus dari universitas, mereka tidak hanya sebatas siap bersaing dalam mencari pekerjaan, akan tetapi siap untuk menjadi wirausahawan muda di dunia teknologi informasi.

 

Selain itu juga pemanfaatan teknologi harus diimbangi dengan dunia hukum agar tidak tersandung masalah UU ITE di kemudian hari. Dengan pengetahuan Digital forensik dapat memberikan kehati-hatian para penggiat usaha dalam memasarkan produk-produknya dan atau jasa-jasa yang ditawarkan.

Melihat perkembangan dan persaingan teknologi di era 4.0 inilah maka kami bermaksud mengadakan seminar dengan tema “Peran Penting Teknologi Informasi dan Komunikasi di Era Teknologi Industri 4.0″ agar lulusan perguruan tinggi siap bersaing di era 4.0 dan Masyarakat Ekonomi Asia di tahun 2020.

Seminar Nasional yang diadakan oleh Fakultas Ilmu Komputer – UMB pada tanggal 22 April 2019 mengangkat tema Peran Penting Teknologi Informasi & Komunikasi di Era Tekonologi Industri 4.0

dengan pembicara:
Untuk sesi 1
1. Pembicara Cyber Crime: Satriyo Wibowo, MBA., M.H., Ir., IPM., CERG.
2. Pembicara Data Science: Vanessa Stefanny S.Kom., M.Kom.

Sesi 2:
1. Pembicara Digital Forensic: Pratomo Djati Nugroho, S.Pi., M.Kom., CSCU., CHFI., CTIA., CEI

Moderator:
1. Afiyati
2. Prastika

dibantu juga sponsor oleh:
1. DQLAB
2. Reymer Classy
3. Barba’s

dihadiri oleh peserta dengan total peserta 843 yang terbagi menjadi 428 untuk sesi pertama dan 415 di sesi ke-2

Seminar ini merupakan gabungan antara program studi Sistem Informasi (SI) dan juga pragram studi Teknik Informatika (TI) di bawah naungan Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Mercu Buana, dengan susunan kepanitian sebagai berikut:
Penanggung Jawab:
Dekan Fakultas Ilmu Komputer: Dr. Mujiono Sadikin, M.T.

Pengarah:
Ketua Program Studi Teknik Imformatika: Desi Ramayanti, S.T., M.T.
Sekretaris Program Studi Sistem Informasi 1: Inge
Sekretaris Program Studi Sistem Informasi 2: Anita Ratnasari